Mengurangi Kolesterol Mencegah Diabetes

penurun kolesterol

Konsumsi buah setiap hari dapat mengurangi risiko berbagai macam penyakit. Makan buah sebelum sarapan, makan siang dan malam, memiliki banyak manfaat untuk kesehetan.

Dokter Phaidon L Toruan, seorang praktisi kesehatan, menyebutkan kalau ada beberapa buah yang dapat menggantikan obat diabetes dan obat kolesterol. Berikut adalah beberapa buah yang memiliki zat khusus untuk mengurangi kolesterol dan beberapa buah lainnya dapat mengurangi risiko diabetes.

“Makan apel sebelum makan, atau pir, itu bisa memperlambat penyerapan gula darah. Hal tersebut dapat menggantikan obat diabetes,” jelas dr. Phaidon, Jakarta, Kamis, 18 Januari 2018.

Apel memiliki banyak manfaat untuk gizi dan buah ini sangat bagus untuk penderita diabetes tipe 2. Apel bagus untuk mengendalikan gula darah dengan memperlambat penyerapannya. Pir juga menjadi salah satu buah dengan serat tinggi. Mendapatkan serat dari buah dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.

“Berbagai penelitian juga menemukan buah tomat, stroberi, dan delima bagus untuk membersihkan pembuluh darah. Kalau sering-sering makan ini, setiap hari pembuluh darah pasti akan bersih,” lanjut dr. Phaidon dalam penjelasannya.

Selain itu, buah-buah ini juga bagus untuk penurun kolesterol. Untuk tomat khususnya, setelah dimasak akan memiliki manfaat yang hampir sama dengan obat penurunan kolesterol. Namun, perlu diingat kalau setiap orang berbeda dan setiap buah memiliki karakter masing-masing.

Jagung merupakan salah satu jenis sayuran yang sudah sangat umum sebagai sumber karbohidrat yang dapat menggantikan peran nasi. Jangung tidak hanya memiliki karbohidrat yang tinggi Ladies, namun juga manfaat kesehatan lain untuk tubuh.
Berdasarkan kutipan dari www.stylecraze.com, sayur dengan biji berwarna kuning ini dapat mencegah anemia, menurunkan kolesterol, mencegah diabetes dan hipertensi, serta mencegah kanker.

Sudah umum diketahui bahwa jagung memiliki karbohidrat dan serat tinggi yang larut maupun tidak larut. Seratnya yang larut membantu dalam memblokir penyerapan kolesterol oleh usus dan mengubahnya menjadi gel yang akan dikeluarkan dari tubuh.
Sedangkan seratnya yang larut mencegah sembelit dan masalah usus lainnya dengan cara mempermudah makanan bergerak di dalam usus sehingga mengurangi kemungkinan sindrom iritasi bowel, diare dan sekaligus membantu dalam mencegah sembelit dan wasir serta kanker usus besar.

Jagung manis kaya akan vitamin C, karotenoid dan bioflavonoid yang menjaga jantung Anda tetap sehat dengan mengendalikan kadar kolesterol dan meningkatkan sirkulasi darah. Minyak dari jagung memiliki efek anti-aterogenik yang dapat menurunkan kadar kolesterol dengan mengurangi penyerapan kolesterol oleh tubuh sehingga mencegah aterosklerosis dan efek penuaan karena radikal bebas.

Dan karena jagung memiliki sukrosa atu gula alami, mengonsumsi rutin biji jagung membantu mengelola penyakit diabetes mellitus dan melindungi penderita terhadap resiko hipertensi karena adanya fitokimia fenolik di dalam jagung.
Senyawa fitokimia sendiri berfungsi mengatur penyerapan dan pelepasan insulin dalam tubuh sehingga mengurangi kemungkinan mengalami serangan atau terkena penyakit untuk pasien diabetes dan memungkinkan mereka untuk mempertahankan gaya hidup normal.

Jadi, mengonsumsi jagung tidak hanya sehat untuk diet saja, namun juga menyehatkan tubuh secara keseluruhan, Ladies.